Advertise

 
Kamis, 03 Januari 2013

MegaPro Alien dari Batu

0 komentar
Bagi seorang modifikator, membangun sebuah motor yang tampil beda dengan model lainnya akan menjadi suatu kebanggan tersendiri. Terlebih lagi jika karya tersebut keluar sebagai jawara dalam kontes modifikasi.

Hal itu dirasakan betul oleh Deny Puguh Dariyanto yang keluar sebagai King of Non Extreme HOCS 2012 dengan motornya Honda MegaPro. Motor sport lansiran 2006 itu dirubah total hingga tidak kelihatan aslinya.

Tidak ada konsep yang betul-betul disiapkan dalam memodifikasi motor berkapasitas 150cc itu. Punggawa DP Planet Motor itu hanya bermain imajinasi, menggarapnya hingga menghasilkan suatu karya yang patut diacungi jempol.

"Motor ini satu bulan pengerjaannya. Kita kebut dari pagi sampai malam ngerjainnya," ungkap Deny di Denpasar, Bali beberapa waktu lalu.

"Tidak ada konsep, ini dari imajinasi Saya saja. Idenya awal dari Alien, kenapa Alien karena pingin sensasinya beda," tambahnya.

Desain bodi motor ini berubah total. memainkan serat fiber sebagai bahan utamanya, Deny mendesainnya begitu apik bodi MegaPro Alien itu. perpaduan warna oranye dan hitam membuat karakter motor ini begitu kuat.

Menariknya, bagian tangki terdapat coakan dan di bagian dalamnya disematkan lampu berwarna merah. Hasilnya motor ini nampak beda saat di malam hari.

Ubahan paling radikal pada motor ini terdapat pada sektor kaki-kaki. Bagian depan mengalami ubahan cukup rumit dimana suspensi depan diganti dengan model yang tidak lazim. Begitu juga pada bagian belakang yang mengadopsi velg besar dengan balutan ban lebar. Ubahan inipun diakui sebagai bagian paling sulit.

"kesulitannya pada sektor kaki-kaki karena ukurannya yang besar. Ban belakang ukurannya 280/40-18 jadi pemasangannya pun sangat sulit jadi untuk memasangnya butuh waktu cukup lama," sahutnya.

Bersama timnya, jawara HOCS 2006 itu mengerjakan Megapro Alien di bengkelnya yang berada di Jalan Patimura No. 3J Batu, Malang, Jawa Timur. Sedikitnya Rp30 juta dikeluarkan Deny untuk menciptakan motor sangar ini.

Meski bertampang radikal, motor ini masih laik jalan walaupun tidak senyaman bawaan pabrikan. Hal itu dibuktikan saat pengujian kelaikan jalan.

Leave a Reply

Labels

News Automobile Motorcycle Airplane Automotive Berita United States Modification Review Truck Honda Indonesia Lamborghini Porsche Train Airbus Asia Bahasa Indonesia Boeing Ford Plane Racing Ship Supercar Thailand Toyota Tucuxi Audi Auto Show Battlax Boeing 737 China Dubai Germany History Honda CB150R Jakarta Madza McLaren Nissan Tesla Volkswagen Yamaha Vixion ANCAI ATR Abu Dhabi Accident Air Berlin AirAsia Airport Alaska Astra Honda Auction AviancaTaca BAE Systems BMW Ban Bandung Benelli BisonTransport Boeing 787 Bridgestone Bruce Willis CSX Canada Certification Chevrolet Cinova EMU Concept Car Corvette Dahlan Iskan Detroid Detroid's Auto Show Dodge Dreamliner Dubai International Ducati EASA EMU Electric Car Europe Expo FAA FIM Ferrari Florida French GWI General Motors Geneva Golf GTI Google Hawk Honda Mega Pro Honda Vario Houston How To Hybrid Car Infiniti Innovation Italy Japan KIA KTM Kawasaki Kawasaki Ninja Kazakhstan Kenworth Knalpot Korgas LNG Laguna Seca Mazda Raceway Lamborghini Veneno Law List MJM Malaysia Maserati Massachusetts Matic Michelangelo Middle East Modifikasi NHTSA Navistar International New York North America Off Road Oman Perawatan Phuket Pick Up Price Quebec Queen Elisabeth RailAmerica Record Ryanair Sharklets Skuter South America Spesification Stunt Superbike Tata Tata Nano Tips Toyota Avalon Toyota Crown Two Brothers Racing Exhausts Typhoon Tranche US USS USS Olympia Union Pacific Valentino Rossi Volvo World Record Xingjiang Yamaha Yamaha FZ1 Yogyakarta
 
Batlax Auto © 2011 XegaVega & Tim Batlax. Supported by Accom

Terima Kasih Atas Kunjungan Anda

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...