Mobil

[Automobile][threecolumns]

Motor

[Automobile][list]

Kapal

[Automobile][threecolumns]

Pesawat

[Automobile][list]

Kereta

[Automobile][twocolumns]

Mesin

[Automobile][bleft]

Robot

[Automobile][list]

Friday, November 16, 2018

Setim Dengan Marquez Musim Depan, Lorenzo: "Rivalitas Setim Selalu Ada"

Silahkan membaca berita terbaru tentang otomotif berjudul Setim Dengan Marquez Musim Depan, Lorenzo: "Rivalitas Setim Selalu Ada" di website Batlax Auto.
Jorge Lorenzo, Ducati, MotoGP 2018, MotoGP Valencia 2018
Jorge Lorenzo. Sumber Foto: GridOto
Lorenzo akan bermain bersama dengan tim Honda musim depan. Dan hal ini akan membuat kita penasaran seperti apakah hubungannya dengan rider lainnya yaitu Marc Marquez. Sementara Lorenzo sendiri mengakui bahwa rivalitas setim memang ada.

Meski saat ini hubungan Lorenzo dan Marquez adem-adem saja, tapi perseturuan kedua rider ini sempat memanas di musim ini. Semua itu bermula ketika Lorenzo mengalami crash di MotoGP Aragon. Saat itu ia menyalahkan Marquez sebagai biangkerok dirinya crash di tikungan pertama.

Memang keduanya saling berbaikan setelah balapan, namun hal itu tak menjadi penanda bahwa hubungan mereka akan baik-baik saja ketika satu nanti. Nah Honda sendiri punya tantangan untuk mengantisipasi perseturuan kedua rider ini.

Tapi Lorenzo menilai bahwa rivalitas antara setim itu selalu ada. Rekan setim adalah musuh pertama karena menggunakan motor yang sama. 

"Jika Anda kalahkan dia maka Anda lah lebih baik dari dia, jika dia yang mengalahkan anda (maka) dia yang lebih baik. Tidak ada alasan," lanjut Lorenzo dalam wawancaranya dengan MotoGP.com.

Kalau kita perhatikan, Honda sendiri memiliki prestasi yang gemilang menjelang MotoGP 2019. Sebab kedua ridernya memiliki koleksi 8 kali gelar juara dunia.Tapi hal itu juga bisa menjadi masalah bagi tim mengingat setiap rider punya ego masing-masing.

"Saya pikir akan sulit memiliki hubungan yang baik. Tapi jika tidak terjadi apa-apa, tidak ada clash atau sesuatu seperti itu, maka tidak akan ada apa-apa." 

"Tentu saja clash itu sangat mungkin terjadi karena kami berdua cepat dan berjuang sampai hampir akhir nyaris di setiap pekan. Tapi kalau pergerakan dia dan saat melakukan overtaking bersih, saya pikir tidak akan ada drama setelahnya," lanjut Lorenzo.

Terima kasih karena telah membaca berita tentang https://ift.tt/2DpRHJm, jika berkenan silahkan baca berita lainnya di website kami.
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :