Mobil

[Automobile][threecolumns]

Motor

[Automobile][list]

Kapal

[Automobile][threecolumns]

Pesawat

[Automobile][list]

Kereta

[Automobile][twocolumns]

Mesin

[Automobile][bleft]

Robot

[Automobile][list]

Saturday, January 5, 2019

Meski Diperkuat Marquez Dan Lorenzo, Honda Tetap Sulit Juara MotoGP 2019

Silahkan membaca berita terbaru tentang otomotif berjudul Meski Diperkuat Marquez Dan Lorenzo, Honda Tetap Sulit Juara MotoGP 2019 di website Batlax Auto.
Marc Marquez - Repsol Honda
Marc Marquez - Repsol Honda
MotoGP - Manajer tim Repsol Honda, Alberto Puig, mengakui bahwa saat ini tim Ducati memiliki motor yang komplit di MotoGP. Tim ini sudah bangkit setelah mengalami nasib berkepanjangan setelah ditinggalkan Casey Stoner pada 2010 lalu.

Bangkitnya Ducati ini menjadi ancaman serius bagi tim-tim lain. Dan buktinya, selama 2 musim terakhir ini, Ducati selalu kompetitif bahkan bersaing ketat dengan Honda. 

Yang lebih hebatnya lagi, performa memukau Ducati bukan berkat hasil racikan sang engineers sekaligus manajer tim, Gigi Dall'igna sejak bergabung pada 2013 lalu. Rider andalan mereka, Andrea Dovizioso telah berkontribusi besar tehadap kebangkitan Ducati sejak 2017 lalu ia selalu berasaing panas dengan Marc Marquez.

Bukan itu saja, motor Desmosedici juga begitu ramah dengan berbagai gaya balap rider yang bahkan juga disanjung-sanjung oleh para ridernya.

"Motor kami telah lebih baik dari 2017 ke 2018. Tapi juga benar bahwa Ducati juga mengalami peningkatan signifikan. Saat ini, Ducati adalah mesin dengan paket paling seimbang. Kami harus mengakuinya," ujar Puig kepada Motorsport Total.

Melihat Ducati yang tengah bangkit, Puig mengakui bahwa timnya saat ini harus berbenah, yakni membuat RC213V cocok dengan semua gaya balap ridernya. Ia sadar bahwa Honda juga tak boleh bergantung pada Marquez. Ia juga harus membantu Lorenzo supaya bisa bersaing di papan atas klasemen.

"Kami harus menyediakan perlengkapan terbaik untuk pada rider kami, dan saya bisa pastikan Honda terlibat di semua area, dan kami tahu betapa tingginya level para rival kami," ungkap eks manajer pribadi Dani Pedrosa ini.

Untuk bisa menjadi tim terbaik di MotoGP, Puig mengakui tidaklah mudah. Meskipun Marc Marquez telah mendapatkan 5 gelar juara dunia bersama musim ini, tapi itu tidaklah cukup. 

Puig mengakui bahwa untuk musim 2019 nanti akan lebih sulit lagi. Ducati tengah bangkit, Suzuki juga telah mulai kompetitif, bahkan tim Yamaha juga telah menemukan solusi mengenai probelmanya selama hampir 1.5 musim.

"Orang selalu berpikir bahwa segalanya mudah bagi Honda. Nyatanya kami punya rival yang sangat berat. Yamaha memang tak berada dalam kondisi terbaiknya, tapi mereka pasti bangkit. Suzuki juga punya motor yang hebat," pungkasnya.

Nampaknya MotoGP 2019 nanti akan berjalan cukup seru lagi. Marquez akan bertandem dengan Lorenzo. Suzuki dan Ducati telah mulai kompetitif. Tinggal Yamaha yang masih belum jelas apakah tim ini sudah benar-benar bangkit atau belum.

Kita nantikan saja nanti di MotoGP 2019 yang akan berjalan pada Maret mendatang.

Baca juga:





Terima kasih karena telah membaca berita tentang http://bit.ly/2sacxFt, jika berkenan silahkan baca berita lainnya di website kami.
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :