Mobil

[Automobile][threecolumns]

Motor

[Automobile][list]

Kapal

[Automobile][threecolumns]

Pesawat

[Automobile][list]

Kereta

[Automobile][twocolumns]

Mesin

[Automobile][bleft]

Robot

[Automobile][list]

Friday, January 4, 2019

Pimpinan Yamaha Jelaskan Kenapa Rossi Selalu Keok Pada MotoGP 2018

Silahkan membaca berita terbaru tentang otomotif berjudul Pimpinan Yamaha Jelaskan Kenapa Rossi Selalu Keok Pada MotoGP 2018 di website Batlax Auto.
Valentino Rossi.
Valentino Rossi. Sumber: MotoGP
MotoGP - Performa Valentino Rossi di MotoGP 2018 memang jauh dari kata memuaskan. Problem di tim Yamaha yang tak kunjung usai mungkin membuat Rossi memiliki penampilan naik-turun.

Dari 19 seri yang telah dijalani (tanpa GP Inggris karena dibatalkan), Rossi tak pernah sekalipun memenangkan balapan. 

Tapi keluh kesah terhadap motor nyatanya bukan hanya dilontarkan oleh Rossi, tapi juga oleh rekan setimnya, Maverick Vinales. Tapi, Rossi terus melakukan masukkan kepada Yamaha. Salah satu yang menjadi terobosannya yakni mengenai perangkat elektronik.

Pada konferensi pers GP Austria, pemimpin proyek motor YZRM1, Kouji Tsuya langsung berminta maaf kepada Rossi dan Maverick Vinales. Tapi, dampak dari permintaan maafnya tak bisa merubah permorma M1.

Maverick Vinales berhasil memenangi balapan di GP Australia yang menjadi pengobat dahaga Yamaha karena haus akan kemenangan. Tapi hal itu tidak bisa dijadikan jaminan bahwa performa M1 benar-benar sudah pulih.

Valentino Rossi belum pernah memenangkan balapan sekalipun di ajang MotoGP 2018 ini. Bahkan Kouji Tsuya pun hingga berkomentar mengenai kegagalan Rossi di musim lalu itu.

"Musim ini memang tahun yang berat bagi kami. Masalah motor kami banyak terutama akselerasi di tikungan pelan jadi problem terbesar," ujar Kouji Tsuya dilansir dari GridOto dari MotoGP.com.

"Begitu juga dengan deselerasi, pengereman dan saat masuk tikungan,

"Terutama saat keluar tikungan begitu liar dan kondisi itu membuat ban cepat aus,

Kouji optimis bahwa di MotoGP 2019 nanti, Yamaha bisa mengatasi masalah yang terjadi pada M1. 

"Kami percaya diri mampu memperbaiki performa motor kami musim lalu di 2019, terutama mesin dan kemampuan akselerasinya,

"Target kami untuk sektor mesin membuat mesin yang lebih lembut tanpa kehilangan performa top speed-nya," pungkas Kouji Tsuya.

Kita berharap semoga saja apapun yang menjadi permasalahan pada M1 bisa terselesaikan dengan mudah. Masih ada 2 tes pramusim sebelum balapan MotoGP 2019 dimulai, semoga ini bisa dimanfaatkan se-efisien mungkin oleh mbah Rossi dan Vinales.

Baca juga: 





Terima kasih karena telah membaca berita tentang http://bit.ly/2F5Zn4Z, jika berkenan silahkan baca berita lainnya di website kami.
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :