Mobil

[Automobile][threecolumns]

Motor

[Automobile][list]

Kapal

[Automobile][threecolumns]

Pesawat

[Automobile][list]

Kereta

[Automobile][twocolumns]

Mesin

[Automobile][bleft]

Robot

[Automobile][list]

Sunday, March 3, 2019

Persaingan Semakin Memanas, Marquez Tak Butuh Psikolog

Silahkan membaca berita terbaru tentang otomotif berjudul Persaingan Semakin Memanas, Marquez Tak Butuh Psikolog di website Batlax Auto.
Marc Marquez, Repsol Honda, MotoGP 2019

Wartasport.com - Persaingan sengit di kelas utama MotoGP semakin panas. Hal ini sampai membuat para rider membutuhkan seorang psikologuntuk membantu mereka dalam menghadapi tekanan.

Tapi hal itu tidak berpengaruh pada sang juara bertahan MotoGP 2018, Marc Marquez. Dia mengatakan kalau sampai saat ini tak membutuhkan seorang psikolog untuk membantunya dalam menangani tekanan sebagai seorang rider favorit.

The Baby Alien mengatakan bahwa hanya dengan berkumpul dengan rekan-rekan setimnya saja sudah cukup baginya untuk menghadapi tekanan. Menurutnya, berkumpul bersama dengan rekan setim bisa menjadi penangkal terbaik untuk membantu memerangi peperangan di atas lintasan.

"Saya tidak tahu apakah saya butuh psikoog di masa depan. Tapi untuk saat ini hal terbaik yang dapat terjadi pada saya adalah memiliki tim di sekitar saya dan beberapa orang tinggal bersama saya hari demi hari." ujar Marquez sebagaimana dilansir dari Tuttomotoriweb pada Sabtu (3/3/2019).

"Saya merasa nyaman. Itu sebabnya aya tidak bia meminta sesuatu lagi". Tukas Marquez.

Di MotoGP 2019 ini, Marquez masih tetap harus memikul beban berat seperti musim-musim sebelumnya. Marquez dituntut untuk mempertahankan gelar juara dunia. Sementara itu, kedatangan Jorge Lorenzo ke Repsol Honda bisa menjadi faktor yang menghambat Marquez dalam mempertahankan gelarnya.

Terima kasih karena telah membaca berita tentang https://ift.tt/2IWTKsO, jika berkenan silahkan baca berita lainnya di website kami.
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :